SK Tunjangan Profesi tidak terbit? Seperti yang kita ketahui bahwa Data Peserta calon penerima Tunjangan Profesi yang ada di Dapodik Menjadi Dasar Direktorat P2TK Dikdas untuk menerbitkan SKTP atau juga disebut SK Dirjen. Direktorat P2TK Dikdas menganalisis dan memverifikasi kelayakan calon penerima tunjangan profesi melalui Dapodik. Secara administratif, syarat utama harus dipenuhi calon peserta penerima Tunjangan profesi adalah harus mempunyai sertifikat pendidik dengan jam mengajar 24 jam sesuai sertifikasi dan tak kalah penting nya adalah calon peserta Penerima Tunjangan haruslah memiliki Nomor Registrasi Guru Atau yang biasa disebut NRG.

Seperti yang dikemukakan oleh situs Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, ada beberapa penyebab penyebab tidak diterbitkannnya SKTP diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Jam linier kurang. Yang dimaksud linier yaitu mata pelajaran yang diajarkan dalam rombongan belajar (rombel) sesuai dengan sertifikasinya.
    Misalkan : Jam Mengajar saya sudah 24jam/minggu akan tetapi kenapa Pada Tampilan Rombel masih jam mengajar masih kosong ?
    Mungkin hal ini dikarenakan Operator mapping Rombel tentang kesalahan dalam Penyusunan Penugasan guru pada masing –masing rombel .
    Untuk memperbaikinya, mintalah Operator Sekolah untuk memperbaiki isian datadan pastikan bahwa JJM sudah benar.
  2. Rombel tidak normal. Kondisi tidak normal ini terjadi ketika Jumlah Jam Mengajar (JJM) per rombel melebihi aturan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tentang jumlah jam mengajar.
  3. Data kelulusan tidak ditemukan. , data kelulusan sertifikasi tidak valid.
  4. Status Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) tidak ditemukan.
  5. Guru calon penerima tunjangan profesi sudah memasuki masa pensiun.
  6. Isian data tidak lengkap baik pada golongan dan masa kerja untuk PNS maupun data rekening bank (nomor akun, nama bank, cabang).
  7. Tidak diusulkan Suku Dinas/Dinas karena sesuatu hal.

Agar tidak ada hal yang tidak diinginkan tentang terbitnya SKTP maka sebaiknya Operator sekolah dan PTK memperhatikan dan mengisi data secara cermat dan benar . Dan Untuk Pembayaran Tunjangan Profesi Operator sekolah dan guru sebaiknya memperhatikan hal berikut ini:

Data individu PTK :

  1. Nama
  2. Tgl Lahir
  3. Nama ibu
  4. Status Kepegawaian. (harus diisi lengkap).
  5. Status. ……………………(CPNS/PNS/GTY/GTT)
  6. Sumber gaji. ………….( Yayasan/APBD/Sekolah)
  7. Lembaga Pengangkat
  8. No SK. ………….( diisi dengan benar)
  9. NIP. ……….(di isi tanpa spasi)
  10. Sekolah INDUK : …

Jenis Sertifikasi

  1. Nomor Sertifikasi
  2. Tahun Bidang Studi
  3. NRG
  4. No Peserta

Catatan Semua diisi dengan Cermat,Valid dan benar

Untuk guru yang SK Tunjangan nya Sudah Terbit maka beberapa hal yang harus dilakukan adalah untuk melengkapi persyaratan berikutnya yaitu . Saat anda Pergi ke Bank anda harus Mengisi formulir dan membawa document Persyaratan seperti

  1. Foto Copy KTP
  2. Foto Copy kartu NUPTK / NRG
  3. Surat keterangan dari kepala sekolah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan guru disekolah tersebut dan Mencantumkan NRG NUPTK
  4. Nomor Peserta dan alamat di isi sesuai KTP